Total Tayangan Halaman

Translate

Grafik

Klik

Jumat, 23 Juni 2017

Pengertian Topologi Jaringan dan Macam-macam topologi jaringan Lengkap


Pengertian dan Macam-macam Topologi Jaringan.



Ada 2 Penjelasan dari Pengertian Topologi Jaringan :

1# Pengertian Topologi Jaringan adalah sebuah pola interkoneksi dari beberapa terminal komputer. Topologi jaringan menghubungkan dua komputer atau lebih yang membentuk suatu pola yang geometris dengan saling terkoneksi yang didasarkan pada biaya, kecepatan akses data, skala jaringan, dan pengguna. Menghubungkan dua komputer atau lebih berdasarkan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan yang terbagi 3 yaitu node, link, dan danstation.

2# Pengertian Topologi Jaringan adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya.

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer.

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer – Dalam setiap jenis topologi jaringan memiliki berbagai bentuk, pola atau gambar yang berbeda dengan kelebihan dan kekurangan/kelemahannya dalam penggunaan topologi jaringan tersebut. Topologi jaringan terbagi atas 6 jenis. Pengertian dan Macam-macam topologi jaringan dengan kelebihan dan kelemahannya antara lain sebagai berikut :

1.Topologi Ring.

Pengertian Topologi Ring – Topologi ring adalah topologi yang menghubungkan kompter satu dengan kompter yang satunya dan seterusnya, sehingga berbentuk melingkar. Topologi ring juga disebut dengan topologi cincin. Pada umumnya topologi ring menggunakan LAN Card dalam menghubungkan setiap komputer.
Pengertian Topologi Ring



Kelebihan Topologi Ring.


  1. Kecepatan dalam pengiriman tinggi. 
  2. Mampu melayani traffik yang padat. 
  3. Komunikasi antara terminal mudah. 
  4. Tidak diperlukannya host. 
  5. Lebih murah. 
  6. Penggunaan kabel yang sedikit. 
  7. Pengaksesan data yang optimal. 
  8. Mudah dalam perancangannya. 



Kekurangan Topologi Ring.


  1. Kerusakan pada salah komputer, dapat melumpuhkan jaringan. 
  2. Kinerja komunikasi bergantung dari banyaknya node yang terdapat pada jaringan. 
  3. Perubahan jumlah perangkat yang sulit. 
  4. Pengiriman video, suara, dan data yang buruk. 
  5. Memerlukan penaganan dan pengelolaan khusus bandles. 


2.Topologi Mesh/Jala.

Pengertian Topologi Mesh – Topologi Mesh adalah topologi yang saling terhubung dengan setiap perangkat. Topologi Mesh menggunakan kabel tunggal dan tidak memerlukan switch atau hub. Topologi Mesh merupakan topologi gabungan dari topologi ring dan star.
Pengertian Topologi Mesh

Kelebihan Topologi Mesh/Jala.


  1. Keamanan yang terbilang baik. 
  2. Besar bandwidth yang cukup lebar. 
  3. pemrosesan dan pngiriman data yang cepat. 
  4. Tidak perlu khawatir terhadap tabrakan data.


Kekurangan Topologi Mesh/Jala.


  1. Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan Port. 
  2. Biaya pemasangan yang sangat besar. 
  3. Instalasi dan konfigurasi yang sulit dan rumit.


3.Topologi Star (Bintang).

Pengertian Topologi Star – Topologi Star adalah topologi yang menggunakan hub/switch yang menghubungkan setiap client. Switch/hub berfungsi sebagai pengatur dan pengendali dalam pengiriman data ke komputer yang satu tanpa dengan melewati komputer yang bukan tujuan.
Pengertian Topologi Star



Kelebihan Topologi Star (Bintang).


  1. Apabila salah satu komputer mengalami kerusakan, jaringan tidak bermasalah dan tetap berjalan. 
  2. Bersifat fleksibel. 
  3. Kemanan data yang tinggi. 
  4. Mudah dalam mendeteksi kerusakan pada jaringan. 


Kekurangan Topologi Star (Bintang).


  1. Jika switch/hub merupakan titik pusat mengalami masalah, maka dapat melumpuhkan jaringan pada setiap komputer. 
  2. Biaya yang mahal karena cukup menggunakan banyak kabel. 
  3. Jumlah terminal terbatas, bergantung dari jumlah port pada hub/switch. 
  4. Jika lalu lintas padat, maka dapat menyebabkan jaringan ikut lambat. 


4.Topologi Bus.

Pengertian Topologi Bus –Topologi bus adalah topologi yang memiliki bentuk yang sederhana dengan satu kabel sebagai penghubung dalam setiap terminal yang setiap ujungnya diakhiri oleh terminator.
Pengertian Topologi Bus


Kelebihan Topologi Bus.


  1. Jaran LAN yang tidak terbatas. 
  2. Tidak memerlukan pengedali pusat. 
  3. Jumlah perangkat dapat diubah-ubah tanpa mengganggu jaringan dan perangkat lainnya. 
  4. Kecepatan pengiriman yang tinggi. 
  5. Biaya yang relatif mudah karena menggunakan sedikit kabel.


Kekurangan Topologi Bus.


  1. Jika kabel pusat atau kabel yang melintang rusak, maka dapat melumpuhkan jaringan. 
  2. Proses pengiriman dan menerima kurang efisien, karena biasanya terjadi tabrakan data (collsion). 
  3. Diperlukan ripeater dalam memperkuat jaringan. 
  4. Jika pengiriman dan menerima yang padat, maka dapat mengalami kemacetan. 
  5. Sangat sulit mendeteksi gangguan atau kerusakan.


5.Topologi Extended Star.

Pengertin Topologi Extended Star – Topologi extended star adalah pembaruan topologi yang berasal dari bentuk topologi star. Topologi extended star memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan topologi star.
Pengertin Topologi Extended Star

Kelebihan Topologi Extended Star.


  • Jika satu kabel sub node terputus tidak akan mengganggu jaringan lainnya, tetapi apabila sub node central terputus maka setiap node akan terputus dan menyebabkan kelumpuhan jaringan 


Kekurangan Topologi Extended Star.


  • Tidak menggunakan kabel lowe grade karena dapat menghandel satu traffic node, karena untuk berkomunikasi antar node membutuhkan bebeberapa kali hops.


6.Topologi Hierarchical.

Pengertian Topologi Hierarchical - Topologi ini biasa disebut sebagai topologi tree. Dibangun seperti halnya topologi extended star yang dihubungkan melalui subnode dalam satu central node. Topologi ini dapat men-support baik baseband maupun broadband signaling dan juga men-support baik contention maupun token bus access.
Pengertian Topologi Hierarchical

Kelebihan Topologi Hirarchical.


  1. Mudah dikembangkan. 
  2. Semua data perusahaan dapat terpusat menjadi satu area kerja. 
  3. Kontrol manajemen lebih mudah karena sentralisasi dibagi menjadi beberapa tingkatan.


Kekurangan Topologi Hirarchical.


  1. Dapat terjadi tabrakan file data(collision). 
  2. Bila terjadi putusnya kabel pada komputer tingkat atas, komputer di bawahnya tidak dapat digunakan. 


Dengan Mengetahui Hal ini mungkin dapat menambah ilmu tetang Pengertian dan Macam-macam Topologi Jaringan. Semoga Bermanfaat dan Saya Ucapkan Terima Kasih Sudah berkunjung.

0 komentar:

Posting Komentar