Total Tayangan Halaman

Translate

Grafik

Klik

Jumat, 23 Juni 2017

Protokol Pengalamatan beserta Pengertian dan Macam-macam IP


Pengertian Protokol Pengalamatan, Jenis dan Kelas-kelas IP.


A. Pengertian Protokol Pengalamatan.



Pengertian Protokol Pengalamatan

IP address ( internet protocol) adalah alamat logika yang di berikan kepada perangkat jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP, dimana protocol TCP/IP digunakan untuk meneruskan packet informasi (routing) dalam jaringan LAN,MAN,WAN dan internet.

Atau lebih singkatnya IP address adalah alamat unik dari suatu perangkat jaringan yang terdapat di dalam jaringan.



B. Jenis-Jenis IP address.


Saat ini Jenis IP ada 2 yaitu : IP Versi 4(IPv4) dan IP Versi 6(IPv6).

Jenis-Jenis IP address.


Berikut Penjelasannya.

1. IP versi 4(IPv4).



IP versi 4(IPv4)

IPv4 ini menggunakan penomoran 32-bit dan terdiri dari 4 oktet decimal dan dibuat pada tahun 1983 dan masih di gunakan pada sampai saat ini. Contoh pengalamatan IPv4:202.134.64.139.


IP versi 4 (IPv4)

Dalam IPv4 atau IP versi 4 alamat IP address di bagi menjadi 5 kelas yaitu:
  1. Kelas A : 1 – 126
  2. Kelas B :128-191
  3. Kelas C :192-223
  4. Kelas D :224-239
  5. Kelas E :240-255

Classful merupakan metode pembagian IP address berdasarkan kelas dimana IP address ( yang berjumlah sekitar 4 milyar ) dibagi kedalam lima kelas yakni :

  • Address kelas A. 1 bit pertama IP Address-nya"0" 
  • Address kelas B. 2 bit pertama IP Address-nya"10" 
  • Address kelas C. 3 bit pertama IP Address-nya"110" 
  • Address kelas D. 4 bit pertama IP Address-nya"1110" 
  • Address kelas E. 4 bit pertama IP Address-nya"1111" 

Berikut Penjelasan dari Setiap IP di atas :


1) Kelas A


  1. IP address kelas A memiliki rentang alamat : 1.0.0.0 – 126.255.255.255 
  2. Subnetmask default Kelas A : 255.0.0.0 
  3. Default maximal host Kelas A : 16.777.214 host 
  4. secara default pada alamat IP Kelas A, 8-bit pertama digunakan untuk alamat network dan 24-bit berikutnya digunakan untuk alamat host. 


2) Kelas B


  1. IP address Kelas B memiliki rentang alamat : 128.0.0.0 – 191.255.255.255 
  2. Subnetmask default Kelas B : 255.255.0.0 
  3. Default maximal Host Kelas B : 65.534 host 
  4. secara default pada alamat IP address kelas B, 16 bit pertama digunakan untuk alamat network dan 16 bit berikutnya digunakan untuk alamat host. 


3) Kelas C


  1. IP address kelas C memiliki rentang alamat : 192.0.0.0 – 233.255.255.255 
  2. Subnetmask default kelas C : 255.255.255.0 
  3. Default maximal host Kelas C: 256 host. 
  4. secara default pada alamat IP address kelas C, 24 bit pertama digunakan untuk alamat network dan 8 bit berikutnya digunakan untuk alamat host. 


4) Kelas D


  1. IP address kelas D memiliki rentang alamat : 244.0.0.0 – 239.255.255.255 
  2. 4 bit pertama alamat kelas D selalu di set ke nilai biner 1110 
  3. kelas D digunakan sebagai alamat multicasting yaitu alamat yang digunakan untuk menyampaikan satu paket ke banyak penerima. 


5) Kelas E


  1. IP address kelas E memiliki rentang alamat : 224.0.0.0 – 254.255.255.255 
  2. 4 bit pertama kelas E selalau di set ke dalam nilai biner 1111 
  3. alamata IP address kelas E disediakan sebagai alamat yang bersifat “eksperimental” atau percobaan yang di cadangkan untuk digunakan pada masa depan. 


Dalam pengalamatan IPv4 , sangat di dasari oleh karateristik berikut ini:

A. Network ID
B. Host ID
C. Subnet Mask
D. Broadcast


Berikut ini di jelaskan tiap tiap karateristik yang di sebutkan pada list di atas

A. Network ID ialah yang memiliki tiap tiap host ID untuk membatasi sebuah rentang pengalamatan dalam suatu rentang pengalamatan.
B. Host ID ialah penamaan setiap host ataupun perangkat jaringan yang terhubung pada suatu jaringan.
C. Subnet mask ialah sebagai pembeda network ID dengan host ID sehingga suatu host atau perangkat jaringan mengetahui apakah titik suatu host yang di tuju, masih berada di jaringan local atau luar.
D. Broadcast ialah mewakili seluruh anggota network . pengiriman paket datagram ke alamat ini akan menyebabkan paket ini di dengar oleh seluruh host anggota network tersebut.


2. IP versi 6(IPv6).

IPv6 adalah sebuah pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP / IP yang menggunakan protokol Internet versi 6 . Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32 bit , alamat IPv6 memiliki panjang 128 bit.
IPv6


Dalam IPv6, alamat 128-bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit, yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Setiap blok bilangan heksadesimal tersebut akan dipisahkan dengan tanda titik dua (:). Karenanya, format notasi yang digunakan oleh IPv6 juga sering disebut dengan colon-hexadecimal format, berbeda dengan IPv4 yang menggunakan dotted-decimal format.


Jenis-jenis alamat IPv6.


  1. Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan. 
  2. Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many. 
  3. Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.
Semoga Bermanfaat dan Terima Kasih sudah Berkunjung. Sampai Jumpa pada artikel Berikutnya.

0 komentar:

Posting Komentar